Minggu, 19 April 2015



KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN
Arifmiboy, S. Ag, M. Pd
Banyak cara diungkapkan untuk mengindentifikasi media serta mengklasifikasikan karakterisktik fisik, sifat, kompleksitas, ataupun klasifikasi menurut kontrol pada pemakai. Namun demikian, secara umum media bercirikan tiga unsur pokok, yaitu: suara, visual, dan gerak.
SCHRAMM
Berdasarkan Tingkat Kerumitan :
·          Media rumit, mahal
·          Sederhana
Berdasarkan Kemampuan Daya Liputan
·         Liputan luas dan serentak seperti TV, radio dan facsimile
·          liputan terbatas pada ruangan seperti film, video, slide, poster audio tape
·         Media untuk belajar individual, seperti buku, program belajar dengan komputer dan telfon
GERLACH dan ELY
Berdasarkan ciri-ciri fisik
o   Benda sebenarnya
o   Presentasi verbal
o   Presentasi grafis
o   Gambar diam
o   Gambar bergerak
o   Rekaman suara
o   Pengajaran terprogram
o   Simulasi
RUDY BRETZ
   Mengidentifikasikan ciri dari media menjadi 3 unsur pokok
v  Suara
v  Visual (gambar, garis, simbol)
v  Gerak
    Membedakan media siar dan rekam, sehingga mengklasifikasikan media pada 8 kelompok
v  Media visual gerak
v  Media visual diam
v  Media audio semi gerak
v  Media audio visual gerak
v  Media audio visual diam
v  Media semi gerak
v  Media audio
v  Media cetak
IBRAHIM
Berdasarkan ukuran serta kompleks tidaknya alat dan perlengkapannya atas 5 kelompok :
ü  Media tanpa proyeksi 2 dimensi
ü  Media tanpa proyeksi 3 dimensi
ü  Media audio
ü  Media proyeksi
ü  TV
ü  Radio
ü  Komputer
BRIGGS
Melihat dari stimulus dan rangsangan yang ditimbulkan dari media
Ø  Objek
Ø  Model
Ø  Suara langsung
Ø  Rekaman audio
Ø  Media cetak
Ø  Pembelajaran terprogram
Ø  Papan tulis
Ø  Media transparasi
Ø  Film rangkai
Ø  Film bingkai
Ø  Film, TV
Ø  Gambar

Edgar Dale
Dikelompokan berdasarkan pengalaman belajar yang dihasilkan (mulai dari yang absrtrak ke kongrit (Cone of experince)
a.       Pengalaman melalui lambang visual
b.      Pengalaman melalui gambar
c.       Pengalaman melalui televise
d.      Pengalaman melalui rekaman
e.      Pengalaman melalui mode
f.        Pengalaman langsung
6. Gagne
Dikelompkan berdasarkan hirarki belajar yang dikembangkan
§      Benda untuk didemonstrasikan
§       Media komunikasi lisan
§      Gambar cetak
§       Gambar diam
§       Gambar gerak
§       Film bersuara
§       Mesin Belajar

ALLEN
Mengaitkan dengan jenis media dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, media tertentu memiliki kelebihan untuk tujuan belajar tertentu, tetapi lemah untuk tujuan belajar yang lain
*      Mengungkapkan 6 tujuan belajar : info faktual, pengenalan visual, prinsip dan konsep, prosedur, keterampilan dan sikap
*      Setiap jenis media tersebut memiliki perbedaan kemampuan untuk mencapai tujuan belajar, ada tinggi, sedang dan rendah
*      Allen membagi 9 kelompok media : visual diam, film, TV, obyek 3 dimensi, rekaman, pelajaran terprogram, demonstrasi, buku teks cetak dan sajian lisan

Rowntree (1974 )
 mengelompokkan media menjadi:
¨       Interaksi insani
¨       Realia
¨       Pictoral
¨       Simbol Tertulis
¨       Rekaman Suara
Anderson (1976)
 mengklasifikasikan menjadi 10 media:
1.            audio                                                   : kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2.            cetak                                                   : buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3.            audio-cetak                                        : kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4.            proyeksi visual diam                       : overhead transparansi (OHT), slide
5.            proyeksi audio visual diam           : film bingkai slide bersuara
6.            visual gerak                                        : film bisu
7.            audio visual gerak                            : film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8.            obyek fisik                                          : benda nyata, model, spesimen
9.            manusia dan lingkungan               : guru, pustakawan, laboran
10.          komputer                                            : CAI
Santoso S. Hamijaya
v  Media penggunaannya secara massal
v   Media penggunaannya secara individual
v   Media penggunaannya secara konvensional
v   Media pada pendidikan modern
Gerlach dan Ely
  • Gambar diam
  • Gambar gerak
  • Rekaman bersuara
  • Televisi
  • benda – benda hidup
  • Instruksional berprogram (CAI)
R. Murry Thomas
  1. Pengalaman dari benda asli
  2. pengalaman dari benda tiruan
  3. pengalaman dari kata-kata
Menurut Gerlach:
ü  Benda-benda asli dan manusia.
ü  Gambar-gambar dan gambar yang disorotkan.
ü  Benda-benda yang didengar.
ü  Benda-benda cetakan.
MENURUT SEELS & GLASGOW
  • Visual diam yang diproyeksikan
  • Visual yang tidak diproyeksikan
  • Penyajian multimedia
  • Visual dinamis yang diproyeksikan
  • Cetak
  • Permainan
  • Realia
SADIMAN, dkk
¨       Media grafis (foto dan sketsa)
¨       Media audio (radio dan tape recorder)
¨       Media proyeksi diam (film dan televisi)
KEMP & DAYTON (1985)
Mengelompokkan media ke dalam delapan jenis, yaitu:
  1. Media cetakan
  2. Media pajang
  3. OHP dan transparansi
  4. Rekaman audiotape
  5. Seri slide (film bingkai) dan filmstrips
  6. Penyajian multi-image
  7. Rekaman video dan film hidup
LESHIN, POLLOCK & REIGELUTH (1992)
Media berbasis manusia 
¨       Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan, alat bantu kerja, dan lembaranlepas)
¨       Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan, grafik, peta, gambar, transparansi,dan slide) 
¨       Media berbasis audio-visual
¨       Media berbasis computer


TERIMA KASIH

Optimisme Hidup

oHBob Butler kehiiangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahiawan perang. Dua puluh tahun kemudian ia sekali iagi membuktikan kepahiawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.
Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona pada suatu Hari daiam musim panas ketika ia mendengar jeritan seorang wanita dari saiah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu beiakang. Maka veteran itu keluar dari kursinya Dan merangkak tanpa peduli debu Dan semak yang harus dilewatinya.
“Aku harus sampai ke sana,” ucapnya daiam hati. “Tak peduli bagaimanapun sulitnya.”
Ketika Butler tiba di rumah itu, ia tahu bahwa jeritan itu datang dari arah koiam. Di sana seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahun sedang terbenam di daiamnya. Anak itu iahir tanpa lengan, sehingga ketika ia jatuh ke daiam koiam ia tidak dapat berenang. Sang ibu hanya bisa berdiri mematung sambil menangisi putri kecilnya. Butler iangsung menceburkan diri Dan menyeiam ke daiam dasar koiam ialu membawanya naik. Wajah anak bernama Stephanie itu sudah membiru, denyut nadinya tidak terasa Dan ia tidak benapas. Read the rest of this entry →