Jumat, 25 Desember 2015

http://www.mediafire.com/watch/lr24sm25q7un3fw/MOVIE_EET_-_Copy.wmv


Cara Membuat dan Mengedit Video Menggunakan Movie Maker 

untuk melihat contoh movie maker klik di sini

Cara Membuat dan Mengedit Video Menggunakan Movie Maker
Buat kalian yang tertarik dan ingin belajar membuat video bisa mengawali belajar menggunakan aplikasi video editor yang sederhana dan mudah dioperasikan. Contohnya, Windows Movie Maker.  Dengan aplikasi Movie maker kamu bisa membuat video dari beberapa gambar atau foto, bisa juga ditambahi dengan koleksi musik, kalian juga dapat menambahkan efek transisi di video. Dan juga bisa menggambungkan beberapa video menjadi satu.
Yang saya akan Tulis adalah bagaimana cara membuat Video dengan menggabungkan beberapa gambar, menyisipkan evek transisi dan ditambahkan menggunakan musik.
Cara membuat video :


1. Buka Aplikasi Windows Movie Maker

 
2. Mengambil beberapa gambar yang akan dijadikan video. Caranya klik Import Pictures.



3. Setelah jendela Import File tampil seperti di samping, pilih  beberapa gambar sekaligus. Cara memilih gambar sekaligus dengan bantuan tombol Crtl pada keyboard kamu, (klik pada gambar ke 1, kemudian tekan tombol crtl lalu gambar kedua, ketiga dan seterusnya). kemudian jika sudah dipilih gambarnya lanjutkan dengan klik tombol import.

  
 4. Di Tasks Window Pilih gambar lalu CTRL+A untuk memasukkan semua gambar pada story board atau timeline klik kanan lalu add to timeline
4. Di task window pilih gambar macan kemudian Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar
Klik kanan kemudian pilih Add to Storyboard - See more at: http://artikelkomputerku.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-video-dari-foto-membuat.html#sthash.p5Prbi8u.dpuf
4. Di task window pilih gambar macan kemudian Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar
Klik kanan kemudian pilih Add to Storyboard - See more at: http://artikelkomputerku.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-video-dari-foto-membuat.html#sthash.p5Prbi8u.dpuf

4. Di task window pilih gambar macan kemudian Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar
Klik kanan kemudian pilih Add to Storyboard - See more at: http://artikelkomputerku.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-video-dari-foto-membuat.html#sthash.p5Prbi8u.dpuf



5. Tambahkan Video Transition
a. secara manual pilih video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board satu persatu
b. pilih semua gambar yg ada di storyboard  (gunakan Ctrl+A untuk memilih otomatis semua gambar)
Klik kanan di video transitions  yang ada  di task window pilih add to storyboard (lihat gambar langkah 4) - See more at: http://artikelkomputerku.blogspot.com/2010/12/cara-membuat-video-dari-foto-membuat.html#sthash.p5Prbi8u.dpuf
• secara manual pilih  video transisi yang ada di task window kemudian drag ke story board atau timeline satu persatu
• Secara otomatis klik gambar lalu CTRL+A pilih video transisi kemudian klik kanan lalu add to stroryboard




6. Mengambil file music yang akan dijadikan background video. Caranya, klik import Audio or Music

 
7. Setelah jendela Import media tampil seperti di samping, pilih  lagu yang akan digunakan untuk background video. Kemudian jika sudah dipilih lagunya lanjutkan dengan klik tombol import.



8. Di Tasks Window Pilih lagu lalu klik kanan add to timeline atau storyboard untuk memasukkan lagu pada storyboard atau timeline sebagai background video

 

9. Untuk menambah kan Title pada video, caranya klik titles and credits


 

10. Setelah selesai, untuk menyimpan video dengan format AVI. Klik menu file lalu klik publish movie atau bisa juga dengan menggunakan funckey CTRL+P



11. Setelah muncul Pilihan seperti gambar disamping pilih This computer lalu next




12. Lalu setelah itu isikan nama file yang diinginkan dan pilih media penyimpanannya kemudian next

 
13. Setelah muncul jendela seperti disamping pilih best quality for play back on my computer (recommended) lalu klik publish

 

14. Setelah kamu klik publish maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, tunggu beberapa saat sampai proses publish selesai

 

15. setelah publishing selesai maka akan muncul jendela seperti gambar disamping, lalu klik finish. Maka dengan Otomatis video dapat lansung kalian lihat hasilnya.




Selasa, 22 Desember 2015

 AUDACITY

dibawah ini adalah link untuk melihat audacity .jika anda ingin melihat silahkan klik link ini.

http://www.mediafire.com/listen/edll6l6e8hnl1bz/Etri_mayana%282313.044%29_Pbi_5B.wav

Beberapa contoh (sebagian dari buku air putih), cara edit file suara (musik) menggunakan aplikasi audacity dijabarkan sebagai berikut :

Memasukan File Ke Audacity
Menurut saya, sangat penting bagi anda untuk memahami pentingnya cara menyeret sebuah file musik. Karena melakukan seret file musik memiliki sedikit keunggulan dari melalui menu open.

  1. Buka Aplikasi Audacity
  2. Klik File Lalu open atau bisa juga Gunakan Sistem Seret (Drag File MP3 Ke dalam Aplikasai), jika bukan mp3, coba convert dulu file suara tersebut ke mp3 dengan free  audio converter atau aplikasi lain

Menghapus Bagian Tertentu Di File Suara
Terkadang, musik yang ingin kita edit memiliki bagian yang ingin kita hapus, misalnya kata tidak sopan, suara batuk, berdehem atau sela nafas yang cukup mengganggu sebelum kita berbicara. kita bisa saja menghapusnya dengan audacity dengan terlebih dahulu melihat dimana posisi dari bagian yang ingin kita hapus tersebut.
  1. Buka File Suara yang ingin kita Potong (Sudah mp3)
  2. Klik Selection tools, lalu pilih area yang ingin kita buang, lalu klik delete di keyboard
  3. Pastikan suaranya tidak sedang play karena tombol delete tidak berfungsi saat file tersebut sedang anda play di audacity
Jika kita hanya akan memotong file mp3 dengan sederhana, misalnya ingin mengambil suara dari detik sekian sampai sekian saja. Sehingga tidak cukup ribed seperti cara audacity di atas yaitu menghapus di tengah-tengah. Kita bisa menggunakan aplikasi yang sederhana, yang bisa anda baca di Cara mudah Potong File Musik dengan Free Mp3 Cutter



Menggabung-gabungkan file Musik
Jika kita ingin menggabung-gabungkan file musik, sehingga musik tersebut play berlanjut sehingga lebih panjang atau digabung menjadi play bersamaan. Sebenarnya cara nya sangatlah mudah.
  1. Buka file suara yang ingin kita buka sebagai suara pertama (seret atau open)
  2. Seret file suara musik berikutnya (jangan open), kemudian letakkan di ujung setelah musik pertama jika ingin play berlanjut, atau di bawah file utama jika ingin digabung sebagai backround (paly bersamaan)
  3. lakukan point 2 untuk musik-musik yang lain.

Memberi Suara Backround Musik Di File Suara Rekaman
  1. Buka File Suara Musik Rekaman Kita (File harus berekstensi mp3). Jika bukan mp3, coba ubah (convert) menjadi mp3 dengan aplikasi free audio converter atau aplikasi yang lain
  2. Seret File Musik yang akan di jadikan Backround dan letakan di bawah file musik utama
  3. Jika ingin menggeser Musik ke kanan atau ke kiri, gunakan Time Shift Tools.

Memperbesar Suara Hasil Rekaman
Jika Suara hasil rekaman yang kita buat terlalu kecil, meskipun sudah dalam volume player dan speaker yang Full. Temen-temen bisa mencoba edit File Suara musik yang temen-temen miliki  menjadi lebih besar dengan aplikasi ini.
  1. Buka File Suara  musik yang mau kita Edit (Sudah mp3)
  2. Perhatikan Sebelah Kiri di atas L dan R
  3. Perbesar suara musik dengan Menggeser Ke arah Plus Atau negatif.

Mengatur Volume Suara Masuk dan Keluar
Jika kita ingin mengedit agar suara masuk pertama kali terdengar kecil dan lama-lama semakin besar, temen-temen bisa menggunakan Fade In. Atau mengatur agar suara Di akhir musik semakin mengecil, bisa menggunakan Fade Out.
  1. Buka File Suara Musik yang mau kita Edit (sudah mp3)
  2. Pilih Area Menggunakan Selection Tools
  3. Klik Effect lalu Pilih Fade In atau Fade Out
Mengekspor File Hasil Edit
Jika kita telah selesai melakukan Edit File musik yang kita miliki. Kita bisa menyimpan Hasilnya melalui menu File, lalu menyimpan nya menjadi file mp3 atau jenis yang lain.
  1. Pilih Eksport, lalu pilih tipe file (mp3, amr, dll). Jangan lupa pilih juga kualitas kbps yang anda mau di menu option di sekitar tombol Simpan.
  2. Atau Save Projek Jika Pekerjaan Kita Belum Selesai
Jika anda bermasalah dengan menyimpan di file mp3 karena bermasalah dengan libmp3lame, pilih saja file jenis lain. karena nanti bisa dengan mudah kita convert menjadi mp3 dengan free audio converter. Atau anda bisa mencoba menggunakan libmp3lame berikut ini.
v
 PAINT BRUSH

untuk melihat paint brush yang telah saya buat klik link dibawah ini.
http://www.mediafire.com/view/z76m2m3ma45euxg/paint_eet.png

Minggu, 19 April 2015



KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN
Arifmiboy, S. Ag, M. Pd
Banyak cara diungkapkan untuk mengindentifikasi media serta mengklasifikasikan karakterisktik fisik, sifat, kompleksitas, ataupun klasifikasi menurut kontrol pada pemakai. Namun demikian, secara umum media bercirikan tiga unsur pokok, yaitu: suara, visual, dan gerak.
SCHRAMM
Berdasarkan Tingkat Kerumitan :
·          Media rumit, mahal
·          Sederhana
Berdasarkan Kemampuan Daya Liputan
·         Liputan luas dan serentak seperti TV, radio dan facsimile
·          liputan terbatas pada ruangan seperti film, video, slide, poster audio tape
·         Media untuk belajar individual, seperti buku, program belajar dengan komputer dan telfon
GERLACH dan ELY
Berdasarkan ciri-ciri fisik
o   Benda sebenarnya
o   Presentasi verbal
o   Presentasi grafis
o   Gambar diam
o   Gambar bergerak
o   Rekaman suara
o   Pengajaran terprogram
o   Simulasi
RUDY BRETZ
   Mengidentifikasikan ciri dari media menjadi 3 unsur pokok
v  Suara
v  Visual (gambar, garis, simbol)
v  Gerak
    Membedakan media siar dan rekam, sehingga mengklasifikasikan media pada 8 kelompok
v  Media visual gerak
v  Media visual diam
v  Media audio semi gerak
v  Media audio visual gerak
v  Media audio visual diam
v  Media semi gerak
v  Media audio
v  Media cetak
IBRAHIM
Berdasarkan ukuran serta kompleks tidaknya alat dan perlengkapannya atas 5 kelompok :
ü  Media tanpa proyeksi 2 dimensi
ü  Media tanpa proyeksi 3 dimensi
ü  Media audio
ü  Media proyeksi
ü  TV
ü  Radio
ü  Komputer
BRIGGS
Melihat dari stimulus dan rangsangan yang ditimbulkan dari media
Ø  Objek
Ø  Model
Ø  Suara langsung
Ø  Rekaman audio
Ø  Media cetak
Ø  Pembelajaran terprogram
Ø  Papan tulis
Ø  Media transparasi
Ø  Film rangkai
Ø  Film bingkai
Ø  Film, TV
Ø  Gambar

Edgar Dale
Dikelompokan berdasarkan pengalaman belajar yang dihasilkan (mulai dari yang absrtrak ke kongrit (Cone of experince)
a.       Pengalaman melalui lambang visual
b.      Pengalaman melalui gambar
c.       Pengalaman melalui televise
d.      Pengalaman melalui rekaman
e.      Pengalaman melalui mode
f.        Pengalaman langsung
6. Gagne
Dikelompkan berdasarkan hirarki belajar yang dikembangkan
§      Benda untuk didemonstrasikan
§       Media komunikasi lisan
§      Gambar cetak
§       Gambar diam
§       Gambar gerak
§       Film bersuara
§       Mesin Belajar

ALLEN
Mengaitkan dengan jenis media dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, media tertentu memiliki kelebihan untuk tujuan belajar tertentu, tetapi lemah untuk tujuan belajar yang lain
*      Mengungkapkan 6 tujuan belajar : info faktual, pengenalan visual, prinsip dan konsep, prosedur, keterampilan dan sikap
*      Setiap jenis media tersebut memiliki perbedaan kemampuan untuk mencapai tujuan belajar, ada tinggi, sedang dan rendah
*      Allen membagi 9 kelompok media : visual diam, film, TV, obyek 3 dimensi, rekaman, pelajaran terprogram, demonstrasi, buku teks cetak dan sajian lisan

Rowntree (1974 )
 mengelompokkan media menjadi:
¨       Interaksi insani
¨       Realia
¨       Pictoral
¨       Simbol Tertulis
¨       Rekaman Suara
Anderson (1976)
 mengklasifikasikan menjadi 10 media:
1.            audio                                                   : kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2.            cetak                                                   : buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3.            audio-cetak                                        : kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4.            proyeksi visual diam                       : overhead transparansi (OHT), slide
5.            proyeksi audio visual diam           : film bingkai slide bersuara
6.            visual gerak                                        : film bisu
7.            audio visual gerak                            : film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8.            obyek fisik                                          : benda nyata, model, spesimen
9.            manusia dan lingkungan               : guru, pustakawan, laboran
10.          komputer                                            : CAI
Santoso S. Hamijaya
v  Media penggunaannya secara massal
v   Media penggunaannya secara individual
v   Media penggunaannya secara konvensional
v   Media pada pendidikan modern
Gerlach dan Ely
  • Gambar diam
  • Gambar gerak
  • Rekaman bersuara
  • Televisi
  • benda – benda hidup
  • Instruksional berprogram (CAI)
R. Murry Thomas
  1. Pengalaman dari benda asli
  2. pengalaman dari benda tiruan
  3. pengalaman dari kata-kata
Menurut Gerlach:
ü  Benda-benda asli dan manusia.
ü  Gambar-gambar dan gambar yang disorotkan.
ü  Benda-benda yang didengar.
ü  Benda-benda cetakan.
MENURUT SEELS & GLASGOW
  • Visual diam yang diproyeksikan
  • Visual yang tidak diproyeksikan
  • Penyajian multimedia
  • Visual dinamis yang diproyeksikan
  • Cetak
  • Permainan
  • Realia
SADIMAN, dkk
¨       Media grafis (foto dan sketsa)
¨       Media audio (radio dan tape recorder)
¨       Media proyeksi diam (film dan televisi)
KEMP & DAYTON (1985)
Mengelompokkan media ke dalam delapan jenis, yaitu:
  1. Media cetakan
  2. Media pajang
  3. OHP dan transparansi
  4. Rekaman audiotape
  5. Seri slide (film bingkai) dan filmstrips
  6. Penyajian multi-image
  7. Rekaman video dan film hidup
LESHIN, POLLOCK & REIGELUTH (1992)
Media berbasis manusia 
¨       Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan, alat bantu kerja, dan lembaranlepas)
¨       Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan, grafik, peta, gambar, transparansi,dan slide) 
¨       Media berbasis audio-visual
¨       Media berbasis computer


TERIMA KASIH

Optimisme Hidup

oHBob Butler kehiiangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahiawan perang. Dua puluh tahun kemudian ia sekali iagi membuktikan kepahiawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.
Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona pada suatu Hari daiam musim panas ketika ia mendengar jeritan seorang wanita dari saiah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu beiakang. Maka veteran itu keluar dari kursinya Dan merangkak tanpa peduli debu Dan semak yang harus dilewatinya.
“Aku harus sampai ke sana,” ucapnya daiam hati. “Tak peduli bagaimanapun sulitnya.”
Ketika Butler tiba di rumah itu, ia tahu bahwa jeritan itu datang dari arah koiam. Di sana seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahun sedang terbenam di daiamnya. Anak itu iahir tanpa lengan, sehingga ketika ia jatuh ke daiam koiam ia tidak dapat berenang. Sang ibu hanya bisa berdiri mematung sambil menangisi putri kecilnya. Butler iangsung menceburkan diri Dan menyeiam ke daiam dasar koiam ialu membawanya naik. Wajah anak bernama Stephanie itu sudah membiru, denyut nadinya tidak terasa Dan ia tidak benapas. Read the rest of this entry →